Quantcast

Startup News

Infonesia Terima Pendanaan Tahap Awal dari 500 Startup

6 months ago by | 238 Posts Published

Infonesia

Platform tanya jawab yang didirikan oleh oleh mantan karyawan magang Uber Indonesia, Ihsan Fadhlur Rahman, Infonesia, mengumumkan perolehan pendanaan seed funding Jumat 19 Mei 2017. Investasi ini dipimpin oleh 500 Startups, dengan nominal yang tidak disebutkan. Menariknya, investasi ini sebenarnya didapatkan bahkan sebelum platform Infonesia meluncur. Rencananya, dana ini akan dipakai untuk mengembangkan tim teknologi Infonesia yang kini baru berjumlah tiga orang, serta untuk melakukan promosi online untuk mendapatkan pengguna baru.

Dilansir dari Tech in Asia, dengan menggunakan Infonesia penguna bisa bertanya kepada selebriti, tokoh terkenal ataupun pada teman sendiri. Narasumber yang mendapat pertanyaan dapat mengirimkan jawaban berupa gambar atau suara secara gratis dengan menetapkan biaya tertentu. Jawaban ini bisa dilihat pengguna lain, disebut Penguping, dengan membayar 1000 rupiah.

Infonesia

Sumber Gambar: Tech in Asia

Infonesia sendiri sebenarnya dirancang sejak bulan Agustus 2016 namun pengembangan aplikasinya baru dilakukan pada bulan Maret 2017. Ide pembuatannya dimulai dari diskusi fenomena akun Lambe Turah, akun yang menyebarkan berita yang banyak menjadi perbincangan di pengguna Instagram ataupun Facebook. Dunia hiburan memang selalu menarik untuk dibahas tetapi alangkah baiknya apabila ada platform yang bisa memudahkan masyarakat mendapat informasi langsung dari tokoh yang tengah menjadi bahan perbincangan atau digosipkan. Saat ini, Infonesia mengaku telah menggandeng beberapa selebriti untuk menjadi Hot Shot Respondent, semacam akun resmi di Instagram dan Twitter. Beberapa selebriti yang telah bergabung sebagai responden eksklusif Infonesia antara lain Prilly Latuconsina, Gisela Anastasia, Naysilla Mirdad, Al Ghazali dan masih banyak lainnya.

Platform tanya jawab serupa sebenarnya juga sudah ada yaitu Ask.fm dan Quora, tetapi menurut Ihsan kedua platform ini belum bisa melakukan lokalisasi yang baik terhadap pasar Indonesia. Selain itu, Ihsan juga ingin memvalidasi apakah masyarakat Indonesia tertarik menggunakan metode pembayaran yang diterapkan Infonesia.

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , , ,


ADVERTISEMENTS :