Quantcast

Startup News

Diduga Ada Penyelewengan Dana, Platform KitaBisa Hentikan Kampanye Amal Cak Budi

6 months ago by | 238 Posts Published

Penyalahgunaan Dana Kitabisa

Startup crowdfunding yang berfokus pada kegiatan amal asal Indonesia, KitaBisa mengumumkan bahwa pihaknya menghentikan satu kampanye dari situsnya Selasa, 2 Mei 2017.

Dilansir dari e27, diberhentikannya kampanye itu disebabkan karena adanya dugaan penyalahgunaan dana yang terkumpul oleh pihak penggalang dana.

Kampanye penggalangan dana untuk Cak Budi ini sedianya ditujukan untuk menyediakan tempat tinggal untuk para tunawisma yang sudah tua atau warga senior yang kurang mampu di daerah-daerah pelosok. Kampanye ini diinisiasi oleh seseorang dengan nama Cak Budi. Sebelum menjalankan kampanye di KitaBisa, Cak Budi adalah sosok yang sudah cukup dikenal oleh pengguna Instagram Indonesia karena menggalang dana melalui akun pribadinya. Cak Budi bahkan berhasil mengumpulkan lebih dari 1,2 milyar rupiah melalui Instagram dan KitaBisa.

Penyalahgunaan Dana Kitabisa

Sumber Gambar: kitabisa.com

Kontroversi seputar Cak Budi bermula dari saat akhir pekan lalu Cak Budi dikabarkan telah membeli iPhone 7 dan Toyota Fortuner. Pembelian kedua produk mewah ini menimbulkan tanda tanya akan transparansi penggalangan dana yang dilakukan oleh Cak Budi. Beberapa netizen berpendapat bahwa donasi yang diterima para tunawisma itu terlalu kecil dibanding total dana yang telah diterima Cak Budi. Beberapa netizen lain mempertanyakan perlunya iPhone 7 dan Toyota Fortuner untuk mendukung kampanye amal ini. Dilansir dari e27, CMO KitaBisa Vikra Ijas juga menyatakan bahwa iPhone 7 dan Toyota Fortuner ituu dibeli menggunakan dana yang ditransferkan ke rekening bank personal Cak Budi dan istrinya, bukan menggunakan dana yang digalang dari kampanye di KitaBisa. Menurut Ijas, dana di rekening pribadi itu sudah di rekening tersebut sebelum Cak Budi membuat kampanye melalui KitaBisa. Tim Kitabisa tidak dapat memonitor jumlah dana yang didapat dan didistribusikan melalui rekening tersebut. Sebagai tindak lanjutnya, tim KitaBisa mengatakan sedang bekerja bersama Cak Budi dan organisasi non profit Aksi Cepat Tanggap untuk memastikan dana yang diperoleh didistribusikan secara layak.

Cak Budi sendiri telah membuat klarifikasi di Instagramnya dengan memberi pernyataan bahwa ia berniat menjual smartphone dan mobilnya itu dan mengamalkan seluruh hasil penjualannya. Ia juga mengatakan akan terus melakukan kegiatan bakti sosial tanpa melakukan pengumpulan donasi dari publik. Dalam postingan terakhirnya, Cak Budi mengunggah bukti penyaluran dana sejumlah 1,774 milyar rupiah kepada yayasan Aksi Cepat Tanggap. Dana itu berasal dari rekening pribadinya, dana yang terkumpul dari KitaBisa dan dari penjualan mobil Fortuner. Cak Budi juga menyerahkan seluruh kewenangan penyusunan program bantuan dan pengelolaan dana kepada KitaBisa dan Aksi Cepat Tanggap.

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , , ,


ADVERTISEMENTS :