Quantcast
Platform OLX

Platform e-commerce iklan baris OLX, meluncurkan platform barunya All New OLX, Rabu 7 Februari 2017. Platform baru ini menyasar pengguna wanita dan remaja, karenanya akan lebih menonjolan kemudahan penggunaan layanan, serta pengutamaan transaksi dengan pembeli yang lokasinya berdekatan. Dibutuhkan waktu 6 bulan untuk persiapan, hingga akhirnya platform baru ini meluncur.

Dilansir dari Tech in Asia, CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa mengatakan bahwa layanan OLX yang lama dinilai mulai tak relevan dengan kondisi pasar. Hal ini disebabkan OLX yang dulu cenderung hanya memfasilitasi orang yang ingin mencari barang tertentu. Penggunanya biasanya pria di atas 30 tahun, dengan kegemaran membeli barang berupa motor, mobil dan gadget. Padahal kondisi pasar menunjukkan kondisi bahwa pembelian secara impulsif kebanyakan datang dari “treasure hunter” yaitu perempuan dan remaja. Barang yang dibeli belum tentu dibutuhkan, tetapi tak sengaja dilihat dan disukai.

Platform OLX

Sumber Gambar: youtube.com

Menyasar para “treasure hunter” inilah, halaman utama All New OLX kini menampilkan berbagai jenis barang berdasarkan lokasi penjual yang terdekat dengan pembeli. Selain itu, foto produk juga ditampilkan lebih besar. Para penjual juga kian mudah dalam memasukkan barang yang ingin dijual dengan hanya mengisi judul, memasukkan foto dan harga tanpa perlu mengisi deskripsinya. Selanjutnya sistem akan otomatis menempatkan barang yang dijual itu ke kategori sesuai judul iklan, dan memberi rekomendasi harga barang. All New OLX juga mengusung fitur chat dalam aplikasi untuk mempermudah komunikasi antara penjual dan pembeli. Fitur ini sudah bisa dinikmati di aplikasi Android OLX, namun belum tersedia penuh di situs mobile dan dekstop.

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , ,


ADVERTISEMENTS :