Quantcast

Startup News

Road Map Telah Dirilis, Ini 5 Prediksi Tren E-Commerce Indonesia Tahun 2017

10 months ago by | 238 Posts Published

Ecommerce Trend

Bulan November 2016 lalu, pemerintah Indonesia merilis Road Map E-Commerce Indonesia. Para investor dan pemain asing mulai bersiap memasuki pasar Indonesia. Tahun 2020, pasar e-commerce Indonesia diperkirakan akan bernilai sebesar 130 miliar dolar AS atau 1,7 kuadriliun rupiah. Angka yang fantastis ini membuat industri e-commerce sangat menarik untuk diperhatikan. Berikut ini adalah 5 prediksi Andrew Prasatya, content marketer iPrice Group seperti dalam rilis yang diterima oleh tim Tech Portal.

1. Fokus pada pengiriman yang super cepat

Ecommerce Trend

Sumber Gambar: shuterstock via Daily Social

Masalah logistik selama ini masih menjadi alasan banyak konsumen enggan berbelanja online. Tahun 2016, banyak pemain seperti Tokopedia dan Bukalapak bekerja sama dengan Go-Jek untuk menghadirkan layanan same day delivery. Sementara itu, Lazada yang telah diakuisisi oleh Alibaba menghadirkan layanan LEX (Lazada Express). Diperkirakan, tahun 2017 ini para pemain e-commerce akan berfokus pada percepatan dan efisiensi proses pengiriman. Pemain logistik berbasis aplikasi seperti Deliveree dan Etobee, atau jasa pengambilan barang secara langsung seperti PopBox diperkirakan akan membuka kesempatan optimalisasi pengiriman barang oleh e-commerce.

2. Pemanfaatan robot chat

Ecommerce Trend

Sumber Gambar: fastcompany.net

Saat ini, layanan komplain dan pertanyaan dari konsumen kepada pengelola e-commerce masih ditangani oleh divisi Customer Service yang harus bersiap 24 jam. Seiring dengan munculnya inovasi dari Google, Facebook dan Twitter berarti kesempatan besar untuk industri e-commerce dalam meningkatkan interaksi dengan pelanggan makin terbuka. Apalagi, sebagian besar pengguna internet banyak menghabiskan waktu mereka di berbagai platform media sosial.

3. Optimalisasi smartphone

Ecommerce Trend

Sumber Gambar: eksklusif

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) memprediksi tahun 2018, pengguna smartphone aktif di Indonesia akan mencapai 100 juta orang. Indonesia diperkirakan menjadi negara dengan jumlah pengguna smartphone terbesar keempat setelah Tiongkok, India dan Amerika. Tahun 2016 tercatat transaksi e-commerce melalui dekstop dan tablet masih lebih tinggi dibandingkan melalui mobile phone. Namun bulan Januari 2017 ini, diprediksi transaksi melalui mobile akan lebih tinggi dibandingkan transaksi dari PC. Perilaku konsumen ini merupakan sebuah peluang bagi para pemain e-commerce untuk mengoptimalkan aplikasi mobilenya.

4. Program customer loyality

Ecommerce Trend

Sumber Gambar: eksklusif

Sebanyak 49 persen pelanggan yang melakukan transaksi online mengaku bahwa mereka tak berkeberatan ganti merek demi mendapatkan kupon. Banyak pemain e-commerce di Indonesia memanfaatkan platform pembanding harga dan kupon seperti iPrice untuk meningkatkan transaksi dan pengunjung. Tampaknya, kupon masih sangat efektif untuk mendukung pengalaman belanja pelanggan e-commerce.

5. Penyediaan lebih banyak opsi pembayaran

Ecommerce Trend

Sumber Gambar: eksklusif

Di Indonesia, jumlah penetrasi kartu debit dan kartu kredit masih sangat rendah dibandingkan jumlah netizen. E-commerce yang telah melihat hal ini menyiasati dengan alternatif metode pembayaran seperti cash on delivery, pembayaran melalui swalayan, atau transfer melalui ATM. Tahun 2017 ini diperkirakan industri e-commerce akan semakin agresif menyediakan alternatif pembayaran. Kehadiran E-wallet yang dimiliki perusahaan telekomunikasi serta beragam startup fintech akan mendukung perluasan opsi pembayaran bagi sektor e-commerc

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , ,


ADVERTISEMENTS :