Quantcast

Startup News

Diakuisisi Paktor, Layanan Live Streaming 17 Media Siap Jangkau Asia Tenggara

11 months ago by | 238 Posts Published

Live Streaming 17 Diakuisisi Paktor

Aplikasi kencan dan media sosial asal Singapura Paktor, mengumumkan akuisisinya atas platform live streaming 17 Media. Akuisisi ini disebut telah dilakukan pada awal Desember 2016 lalu. Dilansir dari meet.bnext.com.tw, dengan akuisisi ini Paktor disebut memiliki saham di 17 Media senilai 31 juta dolar AS. Pasca akuisisi ini juga, Paktor mengaku akan mempromosikan aplikasi 17 ke regional Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Aplikasi 17 memiliki konsep operasi yang mirip dengan Bigo Live, yang mampu menampilkan video siaran langsung yang diunggah penggunanya. Aplikasi asal Taiwan ini mengklaim telah memiliki 15 juta pengguna. Sebelumnya 17 Media juga telah tercatat mendapat investasi senilai 33 juta dolar AS. Pada 1 November 2016 lalu, 17 Media telah menunjuk Andryan Gouw untuk berperan sebagai Country Manager di Indonesia. Andryan dan beberapa anggota tim 17 Media sebelumnya diketahui pernah bekerja di Nonolive, salah satu kompetitor 17 Media dan Bigolive. Paktor’s Joseph Phua and 17 Media’s founder Jeff Huang

Live Streaming 17 Diakuisisi Paktor

Sumber Gambar: http://meet.bnext.com.tw/

Dilansir dari TechInAsia, CEO Paktor Joseph Phua mengatakan bahwa akuisisi ini didukung oleh MNC Group, yang merupakan investor dari Paktor. Joseph mengaku MNC telah berkomitmen mendukung Paktor dan 17 Media untuk memasuki negara-negara yang mereka inginkan. Pasca akuisisi ini Joseph juga akan menempati posisi pimpinan 17 Media, sementarai CEO 17 Media sebelumnya Jeffrey Huang akan menempati posisi Chairman.

Di Indonesia sendiri saat ini aplikasi live streaming tengah mendapat sorotan usai pemblokiran layanan Bigo Live oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia lantaran isu konten porno. Menanggapi kejadian ini, Joseph mengaku telah memiliki persiapan karena 17 Media memiliki tim pemantau konten yang beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu. Tim pemantau konten dibekali software untuk mengidentifikasi dan menindak pelanggaran konten dengan cepat. Pemantauuan pun akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu oleh tim Taiwan dan tim Indonesia. Pengguna juga bisa membantu melaporkan konten ilegal melalui aplikasi 17.

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , ,


ADVERTISEMENTS :