Quantcast

Tech News,Uncategorised

Disebut Lacak Data Penggunanya, Ini Klarifikasi Bukalapak dan OLX

1 year ago by | 238 Posts Published

OLX Lacak Data Pengguna

Pasca layanan browser Opera mengeluarkan riset yang menyebut adanya penggunaan alat pelacak yang memungkinkan terjadinya kebocoran data oleh beberapa layanan belanja online, Bukalapak dan OLX Indonesia mengeluarkan klarifikasinya. Dilansir dari Daily Social, kedua e-commerce tersebut kompak menyangkal mengirimkan pelacak yang bisa membocorkan data-data penggunanya.

Sebelumnya, dua layanan e-commerce Bukalapak dan OLX Indonesia disebut sering mengirimkan pelacak dalam jumlah yang relatif tinggi. Dalam klarifikasinya, kedua e-commerce tersebut menyatakan bahwa data yang dikumpulkan tidaklah bersifat sensitif semisal informasi rekening bank ataupun data kartu kredit. Data yang didapat dipakai untuk mengembangkan layanan dan agar ke depannya bisa memberikan pengalaman belanja yang lebih baik kepada penggunanya.

OLX Lacak Data Pengguna

Sumber Gambar: penulistanpatangan.wordpress.com

Bukalapak mengaku perusahaannya menerapkan konsep data-driven experience, sehingga memerlukan data-data pengalaman pengguna. Namun semua transaksi melalui aplikasi Bukalapak dilewatkan protokol HTTPS, sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. Payment gateway yang dipakai pun memiliki standar keamanan PCI DDS, yang menjamin data pengguna tak akan bocor ke pihak lainnya.

Sementara itu, OLX mengaku telah menerapkan sistem HTTPS di seluruh platformnya lima bulan lalu. Namun, hal itu menyebabkan kendala dalam pemasangan iklan untuk platfom mobile, dan menyebabkan penurunan jumlah pengguna yang cukup signifikan. Karena itulah OLX membatalkan penggunaan HTTPS di platformnya. Namun, pihak OLX berjanji akan melengkapi keamanan yang tak mengganggu pengalaman penggunanya. Data yang dikumpulkan OLX selama ini juga sebatas informasi terbuka, yang diolah untuk peningkatan layanan platformnya.

 

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , ,


ADVERTISEMENTS :