Quantcast

Uncategorised

Keluar dari Kaskus, Ken Dean Lawadinata Tak Mau Berinvestasi di Bidang Teknologi

9 months ago by | 238 Posts Published

Kaskus Ken Dean Lawadinata

Secara mengejutkan, 13 Oktober 2016 lalu mantan CEO Kaskus Ken Dean Lawadinata mengumumkan bahwa ia resmi undur diri dari forum online terbesar di Indonesia itu. Dilansir dari TechinAsia, pernyataan itu disampaikannya melalui email kepada para rekan dan mitranya, dengan akhir kalimat “saya keluar.”

Diakui Ken di kesempatan terpisah, keputusan hengkangnya ia dari Kaskus itu lantaran ada tawaran dari GDP Venture untuk membeli sahamnya dan saham milik Andrew Darwis dengan penawaran yang cukup baik. Negosiasi sudah dilakukan dalam waktu dua bulan, dan saat ini ia benar-benar keluar dari Kaskus, sementara Andrew disebutnya masih memiliki sejumlah kecil saham di Kaskus sebagai “kenang-kenangan”.

Kaskus Ken Dean Lawadinata

Sumber Gambar: tribunnews.com

Usai hengkang dari Kaskus, Ken memilih berinvestasi di sektor pertambangan atau komoditas lain. Ia mengaku belum berniat berinvestasi di sektor teknologi sampai valuasi startup menjadi lebih wajar. Menurut Ken, bisnis IT di Indonesia berada dalam kondisi bubble, karena adanya valuasi dengan nilai konyol, meski belum ada tanda keuntungan dalam waktu dekat. Di bidang teknologi, ia saat ini hanya berperan sebagai Advisor di startum SmartMama dan Tororo miliknya.

Kaskus didirikan oleh Andrew Darwis tahun 1999, dan Ken bergabung sebagai CEO di tahun 2008. Tahun 2011, GDP Venture berinvestasi di Kaskus. Tahun 2013, Ken dan Andrew beralih menjadi Chairman dan Advisor setelah sebelumnya berperan sebagai CEO dan CTO. Kepemimpinan diambil oleh Sukan Makmuri, namun pada 2014 Sukan memutuskan kembali ke Amerika Serikat. Saat ini, Kaskus berada di bawah pimpinan GDP Venture Martin Hartono.

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , , ,


ADVERTISEMENTS :