Quantcast

Tech News

Dikabarkan Incar Pendanaan 400 Juta Dolar AS, GO­JEK Segera Jadi Startup Unicorn Pertama di Indonesia

1 year ago by | 238 Posts Published



Layanan ojek on­demand, GO­JEK disebut­sebut tengah membuka putaran pendanaan baru dan sedang dalam tahap negosiasi dengan investoe KKR & Co, Warburg Pincus LLC dan beberapa investor lainnya. Tak main­main, GO­JEK disebut tengah menargetkan dana segar sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar 5,2 triliun rupiah. Bila angka ini didapat, nilai valuasi GO­JEK akan mencapai 1,2 miliar dolar AS atau sekitar 15 triliun rupiah, menjadikan GO­JEK sebagai startup unicorn pertama asal Indonesia.

Dilansir dari Wall Street Journal, antara bulan Oktober 2015 hingga Maret 2016, GO­JEK menghabiskan 73 juta dolar AS atau sekitar 957 miliar untuk subsidi konsumennya. Memang upaya ini berhasil menumbuhkan traksi hingga 12 persen, dan inilah yang terus ingin dipertahankan dan ditingkatkan. Besarnya subsidi ini diperkirakan menyisakan simpanan dana GO­JEK hanya tersisa 100 juta dolar AS atau sekitar 1,3 triliun, yang mungkin mendorong GO­JEK untuk kembali membuka pendanaan.

GOJEK Startup Unicorn

Sumber Gambar: kupongojek.com

Bulan Januari 2016 lalu, GO­JEK mengaku menerima lebih dari 340.000 order tiap hari, dengan rata­rata pembayaran 39 ribu rupiah. Dilansir dari TechInAsia, CPO GO­JEK Aakash Dharmadhikari mengatakan sejak Mei 2015 hingga Juni 2016 pertumbuhan pengguna GO­JEK mencapai 100 kali lipat.

Saat ini, GO­JEK telah beroperasi di 14 kota di Indonesia. Selain jasa ojek online, GO­JEK juga memiliki layanan lain yaitu GO­FOOD, GO­SEND, GO­MART, GO­MASSAGE, GO­CLEAN, GO­GLAM, GO­TIX, bahkan layanan pembayaran non­tunai GO­PAY.

SPONSORED CONTENT, POWERED BY GOOGLE

Comments

, , , ,


ADVERTISEMENTS :